Rabu, 08 Agustus 2018

Akibat Kurs Dolar, Ponsel Asus ROG Diperkirakan Akan "Jauh Lebih Mahal" Di Indonesia



Pada bulan Juni lalu, Asus meluncurkan smartphone gaming-nya yaitu Asus ROG Phone dalam ajang Computex 2018Smartphone khusus gaming ini memang sangat dinanti-nantikan oleh kalangan pecinta game atau para gamers Indonesia. Sayangnya, hingga saat ini pihak Asus Indonesia masih belum bisa mengkonfirmasi tanggal kedatangannya. Hal ini dikarenakan ROG Phone masih belum memenuhi syarat dan ketentuan minimal Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) sebesar 30%.

"Belum ketahuan sih. Kayaknya bisa jadi lebih mahal karena kurs dolar meningkat," ujar Head of Public Relations and e-Marketing Asus Indonesia, Muhammad Firman di sela acara peluncuran laptop Asus X505ZA di Menteng, Jakarta, Selasa (7/8) lalu.

"Untuk aksesoris ROG phone kita masih belum dapat informasi dari pusat. Yang pasti cooling-nya itu aja," tambahnya.

Sekedar informasi, ROG Phone dibekali dengan spesifikasi prosesor Qualcomm Snapdragon 845 ocata-core 2,96 GHz, RAM 8 GB dengan kapasitas 128 GB atau 512 GB. ROG Phone juga memiliki kamera belakang dengan resolusi 12 MP dan 8MP dan kamera depan dengan resolusi 8 MP.

Dari segi layar, memiliki keunggulan dengan layar AMOLED, berukuran 6 inci dan refresh rate hingga 90 Hz. Keunggulan lainnya adalah adalah dua opsi tampilan mode yang disuguhkan. Asus memungkinkan pengguna untuk mengganti ke “X Mode” dengan cara menggeser dari samping layar ponsel.

Dalam mode tersebut menampilkan transformasi user interface (UI) yang didominasi warna merah dan biru nyala. X Mode tersebut bukan hanya sekedar mengganti tampilan, melainkan mengoptimalkan performa secara otomatis dan memproritaskan penggunaan aplikasi yang dialokasikan oleh RAM. Mode khusus tersebut juga mengaktifkan sistem pendingin pada ponsel tersebut.
SUMBER  :  akurat.co   
EDITOR    : Andre Purwanto                 

0 komentar:

Posting Komentar