Kota Tokyo, Jepang akan
menjadi tuan rumah pesta olahraga dunia, yakni Olimpiade Tokyo pada 2020
mendatang. Jepang sebagai negara maju dari
segi teknologinya sudah pasti jadi yang terdepan soal pengembangan
teknologinya, sudah dipastikan akan banyak menggunakan teknologi di perhelatan
besar tersebut.
Salah satunya
ialah Jepang akan menyediakan sistem
pengenalan wajah dalam skala besar. Sistem pengenalan wajah ini akan digunakan
untuk mengidentifikasi lebih dari 300 ribu orang yang menghadiri pertandingan.
Itu termasuk para atlet, personel media,
relawan, dan staf lainnya.Ini adalah Inovasi baru dari jepang yang perlu
diketahui, bahwa belum pernah ada teknologi seperti ini yang digunakan untuk
acara Olimpiade sebelumnya.
Melansir dari
Ubergizmo, Rabu (8/8) NeoFace adalah alat kecerdasan
buatan di mana sistem pengenalan wajah ini dibangun oleh NEC. Ini adalah bagian
dari teknologi biometrik otentikasi biometrik Bio-IDiom yang
luas.
Nantinya
pelaksanaan Olimpiade 2020 akan menghubungkan data foto dengan ID
Card yang dibawa oleh orang-orang yang sudah mengikuti proses registrasi.
Sistem ini akan
dapat mengenali orang-orang yang telah terigistrasi melalui pengenalan wajah,
membuatnya lebih mudah, efektif dan lebih cepat bagi mereka untuk masuk dan
keluar dari tempat acara.
Sistem ini akan
menjawab segala tantangan selama gelaran Olimpiade sebelumnya, yang
di mana akan banyak peristiwa yang tersebar di berbagai titik tempat dan
stadion pertandingan untuk bisa mengautentikasi orang-orang dengan cepat.
SUMBER
: akurat.co
EDITOR : Irma Fauzia







0 komentar:
Posting Komentar